Pemerintah Desa Sendangrejo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa pada 22 Juli 2026 untuk menyusun RKP Desa Tahun 2027 dan menyepakati program prioritas warga.
Pemerintah Desa Sendangrejo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 08.00 sampai 12.00 WIB di Balai Desa Sendangrejo. Musyawarah ini membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 sekaligus Daftar Usulan RKP Desa Tahun 2028.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua BPD Sendangrejo, Lis Dwiyanto, dengan notulis Sekretaris Desa Widodo Budi Rahayu, serta dihadiri Kepala Desa Sendangrejo, Laksono Tri Nugroho WP. Hadir pula perwakilan Kecamatan Klego sebagai narasumber, yaitu Kasi Pelayanan, Kasi Trantib, dan Balai Penyuluh Pertanian, didampingi Pendamping Desa. Musyawarah diikuti oleh anggota BPD, KPMD, ketua RT dan RW, kepala sekolah, para kader, serta tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh agama.
Setelah melalui pembahasan dan diskusi, peserta secara musyawarah mufakat menyepakati daftar kegiatan prioritas Desa Sendangrejo Tahun 2027 beserta target dan kebutuhan anggarannya, serta daftar usulan kegiatan yang akan diteruskan ke musyawarah tingkat kecamatan.
Beberapa program prioritas yang disepakati antara lain:
Bidang kesehatan: pemberian makanan tambahan bagi balita berisiko stunting dan gizi buruk, serta jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu.
Bidang sosial dan pendidikan: bantuan biaya kuliah bagi keluarga kurang mampu dan bantuan bagi anak terlantar.
Bidang ekonomi: pelatihan e-commerce bagi pelaku UMKM, bantuan bibit ternak, dan bantuan alat pertanian.
Bidang infrastruktur: betonisasi jalan dusun, pembangunan jalan usaha tani dan jembatan pertanian, pembangunan talud, sistem penyediaan air minum (SPAM), serta perbaikan rumah tidak layak huni.
Musyawarah juga menetapkan tim delegasi yang akan mewakili Desa Sendangrejo dalam Musrenbang tingkat kecamatan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sendangrejo berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan warga.